Taliabu, Trisula.news – Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi terus memperkuat kualitas sumber daya manusia dengan mendorong pencari kerja mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Vokasi berdasarkan unit kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja di daerah setempat.
Program tersebut dilaksanakan melalui Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Ternate. Langkah ini menjadi bagian dari strategi pemerintah membekali tenaga kerja lokal dengan keterampilan praktis, sekaligus meningkatkan daya saing mereka menghadapi kebutuhan pasar kerja yang berkembang.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Pulau Taliabu, Arjadin Maundu, mengatakan program pelatihan vokasi ini menjadi salah satu langkah baru pemerintah daerah pada masa kepemimpinan Bupati Sashabila Widya L. Mus dalam meningkatkan kompetensi masyarakat setempat.
Menurut Arjadin, peserta terlebih dahulu mendaftar secara daring melalui akun SiapKerja. Setelah itu, mereka mengikuti seleksi kompetensi sebagai tahapan untuk menentukan peserta yang memenuhi persyaratan mengikuti pelatihan vokasi di Ternate sesuai bidang yang tersedia.
Pada tahap pertama, sekitar 30 peserta mengikuti proses seleksi. Dari jumlah tersebut, hanya empat orang dinyatakan lolos dan mendapat kesempatan mengikuti pelatihan dengan kompetensi berbeda, yakni plate welder, juru ukur, serta basic data analysis utama.
“Peserta harus memiliki akun SiapKerja, mendaftar secara online, kemudian mengikuti tes. Setelah lolos seleksi kompetensi, mereka mengikuti pelatihan,” ujar Arjadin, Kamis (3/9/2026). Menurutnya, proses tersebut dilakukan secara terbuka dan profesional.
Arjadin menjelaskan, durasi pelatihan menyesuaikan bidang kompetensi. Plate welder berlangsung sekitar 43 hari, juru ukur sekitar 20 hingga 27 hari, sedangkan basic data analysis berbasis komputer dilaksanakan selama kurang lebih dua pekan secara intensif nantinya.
Ke depan, Disnakertrans Pulau Taliabu akan memperluas pelatihan keterampilan dan kewirausahaan dengan mempertimbangkan kemampuan anggaran daerah. Program tersebut diharapkan melahirkan tenaga kerja kompeten sekaligus membuka peluang usaha serta lapangan kerja baru bagi masyarakat pula. (*)





















































There are no comments