Example floating
Example floating
POLRIPulau Taliabu

Cap Tikus Masuk Lewat Pelabuhan Tikong, Puluhan Botol Berujung Disita Polisi

697
×

Cap Tikus Masuk Lewat Pelabuhan Tikong, Puluhan Botol Berujung Disita Polisi

Sebarkan artikel ini

Taliabu, Trisula.news – Peredaran minuman keras jenis cap tikus di wilayah Taliabu Utara, Pulau Taliabu, kembali terungkap. Polisi menyita puluhan botol cap tikus dalam razia di Desa Tikong dan Nunu, pada Sabtu, (29/08/26).

Pengungkapan dilakukan personel Polsek Siap Gela, Polres Pulau Taliabu, melalui patroli dan razia kegiatan rutin yang ditingkatkan atau KRYD. Operasi tersebut dipimpin Ps. Kapolsek Siap Gela, IPDA Imran Husale ka, S.H., bersama personel.

Kegiatan dimulai sekitar pukul 10.15 WIT, setelah personel tiba di Desa Tikong. Polisi kemudian menerima informasi mengenai miras jenis cap tikus yang baru diturunkan dari kapal Sabuk 88 asal Banggai, Sulawesi Tengah di Pelabuhan Tikong.

Berbekal informasi tersebut, personel melakukan penelusuran di lapangan. Petugas kemudian memperoleh satu botol cap tikus melalui pembelian untuk memastikan informasi tersebut, sebelum bergerak menuju lokasi yang diduga menjadi tempat penyimpanan miras.

Dari penelusuran itu, polisi mendatangi sebuah rumah yang diduga menyimpan miras. Di lokasi tersebut, petugas menemukan dan mengamankan sebanyak 62 botol cap tikus yang kemudian disita sebagai barang bukti.

Penyisiran dilanjutkan ke rumah lainnya. Polisi kembali menemukan satu galon berkapasitas 20 liter yang penuh berisi miras jenis cap tikus. Seluruh barang bukti kemudian dibawa ke Mapolsek Siap Gela untuk diamankan.

Kapolsek Siap Gela, IPDA Imran Husaleka, S.H., mengatakan razia akan terus dilakukan untuk menekan dampak konsumsi miras, terutama tindak kriminal dan kenakalan remaja yang dapat muncul akibat penyalahgunaan minuman beralkohol tersebut.

“Kami akan rutin melaksanakan razia. Tujuannya untuk menekan angka kriminal dan kenakalan remaja yang timbul akibat konsumsi miras,” kata Imran.

Ia juga mengimbau para penjual agar menghentikan aktivitas penjualan miras. Menurutnya, sebagian miras yang diamankan dalam razia tersebut berasal dari penjual yang sebelumnya sudah pernah terkena razia oleh kepolisian.

Imran turut meminta dukungan pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan tokoh agama untuk bersama-sama mengingatkan warga yang masih menjual miras. Sinergi tersebut dinilai penting untuk menciptakan lingkungan aman dan kondusif di Taliabu Utara. (*)

There are no comments

Join the conversation

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *