Bogor, Trisula.news – Aksi sosial berupa santunan anak yatim mewarnai perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-2 Paguyuban Kereta Mini (Odong-Odong) KM 557. Acara penuh kehangatan dan rasa kekeluargaan ini digelar di objek wisata alam Leuwikunten, Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, pada Kamis (16/7/2026).
Selain santunan, kemeriahan hari jadi paguyuban ini juga disemarakkan dengan pembagian doorprize menarik bagi para anggota. Hadiah-hadiah tersebut bersumber dari hasil kolektif pengurus dan seluruh anggota paguyuban.

Ketua Paguyuban Kereta Mini KM 557, Wawan, mengungkapkan rasa syukur yang mendalam. Ia mengakui, meski perjalanan membesarkan paguyuban ini penuh dengan tantangan dan rintangan, organisasi yang dinakhodainya kini berhasil menginjak usia dua tahun.
“Alhamdulillah, di hari perayaan HUT yang kedua ini, kami bisa kembali berbagi melalui kegiatan sosial santunan anak yatim. Anak yatim adalah tanggung jawab kita semua. Semoga apa yang kami berikan dapat bermanfaat untuk mereka,” ujar Wawan kepada wartawan di lokasi acara.
Wawan menjelaskan bahwa dana santunan tersebut murni berasal dari swadaya ketua dan seluruh anggota yang menyisihkan sebagian rezeki mereka. Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan apresiasi kepada pihak pengelola tempat wisata dan semua pihak yang mendukung acara.
“Anggaran kegiatan ini dari kita, oleh kita, dan untuk kita. Terima kasih juga kepada pengelola wisata alam Leuwikunten yang telah memfasilitasi tempat, serta seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan kegiatan ini,” tambahnya.

Lebih lanjut, Wawan menekankan bahwa tujuan utama dibentuknya paguyuban ini adalah untuk mempererat tali persaudaraan dan solidaritas antar-pelaku usaha odong-odong di jalanan. Selama dua tahun berdiri, antusiasme pemilik odong-odong terbilang tinggi hingga melebihi target awal organisasi.
“Alhamdulillah, jumlah anggota kita saat ini sudah melebihi kuota. Target awal kami hanya 20 anggota, tapi sekarang yang bergabung sudah mencapai 29 anggota. Paguyuban ini dibentuk untuk menyatukan komunitas odong-odong. Karena kita sehari-hari beroperasi di jalanan, wadah ini penting agar jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, kita bisa saling bantu,” jelas Wawan.
Wawan berharap Paguyuban Kereta Mini KM 557 dapat terus berkembang dan semakin solid ke depannya. “Mohon doanya dari semua pihak, semoga ke depan kita semua bisa lebih kompak dan semakin sukses,” pungkasnya. (Rossa).















There are no comments