Example floating
Example floating
Bogor

Tirta Kahuripan Bogor: Kelder Air Mancur Jadi Jejak Sejarah Distribusi Air Bersih

639
×

Tirta Kahuripan Bogor: Kelder Air Mancur Jadi Jejak Sejarah Distribusi Air Bersih

Sebarkan artikel ini

‎Bogor, Trisula.news – Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Kahuripan, Tedi Kurniawan, menegaskan bahwa Kelder Air Mancur merupakan penanda penting dalam sejarah distribusi air bersih di Bogor. Dibangun sejak 1922, bangunan ini kini ditetapkan sebagai cagar budaya oleh Pemerintah Kota dan Kabupaten Bogor.

‎Menurut Tedi, dahulu mata air Ciburial yang dialirkan melalui Kelder Air Mancur mampu melayani wilayah luas, mulai dari Depok, Kota Bogor, Kabupaten Bogor hingga Jakarta. Saat ini, alirannya difokuskan untuk masyarakat Kabupaten Bogor dan sebagian Kota Bogor melalui jaringan Tirta Kahuripan.

‎“Sejak awal, fungsi kelder adalah indikator ketinggian air sekaligus pengendali debit. Dari titik ini pula air dialirkan menuju Istana Bogor hingga Istana Jakarta, yang kemudian dikenal sebagai Overloop Kelder Obelisk,” ujar Tedi di Bogor.

‎Ia menambahkan, penetapan Kelder Air Mancur sebagai cagar budaya bertujuan memastikan bangunan bersejarah ini tetap terjaga. Hal itu juga menjadi bukti bahwa tata kelola air sudah diperhatikan sejak masa kolonial dan relevan hingga kini.

‎Peresmian Kelder Air Mancur sebagai cagar budaya dilakukan oleh Bupati Bogor Rudy Susmanto dan Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim, ditandai dengan penandatanganan prasasti. Acara tersebut turut dihadiri jajaran Forkopimda Kota dan Kabupaten Bogor, DPRD Kabupaten Bogor, TNI-Polri, Perumda Tirta Kahuripan, serta masyarakat.

‎Dalam kesempatan itu, Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa Kelder Air Mancur tidak hanya bernilai sejarah, tetapi juga melambangkan sinergi antardaerah dalam menjaga warisan sekaligus sumber kehidupan masyarakat.

‎‎“Dengan status cagar budaya, manfaatnya bisa terus dirasakan hingga anak cucu kita. Bangunan ini memiliki nilai sejarah, budaya, sekaligus peran besar dalam mendukung kehidupan masyarakat dan perekonomian,” ujar Rudy.

‎Senada, Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menekankan bahwa peresmian ini bukan sekadar seremoni, melainkan bukti nyata keterikatan sejarah antara Kota dan Kabupaten Bogor.

‎“Kelder Air Mancur adalah saksi perjalanan penyediaan air bersih untuk masyarakat. Alhamdulillah, hingga hari ini bangunan ini masih berfungsi, dan kini resmi menyandang status sebagai cagar budaya,” kata Dedie.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *