Pati, Trisula.news – UPTD Puskesmas Cluwak, Kabupaten Pati, menghadirkan inovasi digital e-MAMI Cluwak (Electronic Maternal Monitoring Information Cluwak) sebagai sistem cerdas pemantau risiko kehamilan yang dirancang untuk mendeteksi faktor risiko sejak dini serta meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi ibu hamil.
Inovasi berbasis website ini memungkinkan ibu hamil melakukan skrining mandiri kapan saja dan di mana saja. Data yang dihasilkan kemudian terintegrasi dengan hasil pemeriksaan tenaga kesehatan, sehingga proses pemantauan kehamilan dapat dilakukan secara lebih cepat, akurat, dan berkelanjutan.
Hadirnya e-MAMI dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya kasus kehamilan berisiko tinggi yang berpotensi menimbulkan komplikasi bagi ibu maupun bayi. Berdasarkan data yang dihimpun Puskesmas Cluwak, pada tahun 2024 terdapat 508 ibu hamil, dengan 77 orang di antaranya masuk kategori risiko tinggi. Pada periode yang sama tercatat tujuh kasus kematian bayi dan 17 bayi lahir dengan berat badan lahir rendah (BBLR).
Sementara itu, pada Januari hingga Juni 2025, dari 264 ibu hamil yang terdata, sebanyak 43 orang teridentifikasi memiliki risiko tinggi. Kondisi tersebut turut disertai tujuh kasus kematian bayi dan 10 kasus kelahiran BBLR.
Kepala UPTD Puskesmas Cluwak, Sunarto, mengatakan e-MAMI dikembangkan sebagai solusi digital untuk mempercepat deteksi risiko kehamilan sekaligus memperkuat sistem pemantauan ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Cluwak.
“Melalui e-MAMI, ibu hamil dapat melakukan skrining mandiri melalui website. Hasilnya langsung masuk ke sistem dan dapat dipantau oleh petugas kesehatan sehingga tindakan yang diperlukan bisa dilakukan lebih cepat,” ujarnya, Senin (22/06).
Menurut Sunarto, sistem ini memiliki dua jalur pemantauan yang saling terhubung. Jalur pertama berasal dari skrining mandiri yang dilakukan ibu hamil melalui website e-MAMI. Jalur kedua berasal dari hasil pemeriksaan bidan dan tenaga kesehatan di lapangan yang secara otomatis terintegrasi ke dalam sistem.
Dengan mekanisme tersebut, seluruh data kehamilan dapat dipantau secara real time sehingga memudahkan tenaga kesehatan dalam mengidentifikasi dan menangani ibu hamil yang memiliki faktor risiko.
Salah satu fitur unggulan e-MAMI adalah notifikasi otomatis berbasis WhatsApp. Saat sistem mendeteksi adanya risiko tinggi pada kehamilan, pemberitahuan akan langsung dikirim ke telepon genggam ibu hamil. Notifikasi tersebut berisi informasi terkait faktor risiko, jadwal pemeriksaan lanjutan, hingga tindak lanjut yang perlu dilakukan.
“Ini menjadi alat bantu yang sangat penting karena ibu hamil dapat memperoleh informasi dan peringatan lebih cepat. Dengan begitu, risiko yang muncul dapat segera ditangani sebelum berkembang menjadi kondisi yang lebih serius,” jelas Sunarto.
e-MAMI merupakan pengembangan dari inovasi Cluwak Pregnancy Tools (CPT) yang diluncurkan pada tahun 2019 dan berhasil masuk dalam Top 10 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik. Transformasi menjadi platform digital dilakukan untuk menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan yang semakin modern dan berbasis teknologi.
Dalam jangka pendek, e-MAMI ditargetkan meningkatkan kepatuhan ibu hamil dalam melakukan pemeriksaan rutin ke fasilitas kesehatan. Dalam jangka menengah, seluruh ibu hamil di Kecamatan Cluwak diharapkan dapat memperoleh pemantauan yang terukur dan terintegrasi. Sedangkan dalam jangka panjang, inovasi ini diharapkan mampu menekan risiko komplikasi kehamilan serta mendukung upaya penurunan angka kematian ibu dan bayi.
Program tersebut juga sejalan dengan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Pusat Kesehatan Masyarakat yang mendorong penguatan pelayanan kesehatan ibu dan anak secara terintegrasi.
Kehadiran e-MAMI mendapat respons positif dari masyarakat. Vina (30), warga Desa Payak, mengaku merasa lebih terbantu dalam memantau jadwal pemeriksaan kehamilan.
“Sekarang saya tidak khawatir lagi lupa jadwal kontrol karena ada pengingat langsung di ponsel. Saya juga bisa mengetahui lebih awal jika ada kondisi yang perlu diperhatikan selama kehamilan,” tuturnya.
Melalui pemanfaatan teknologi digital, e-MAMI Cluwak diharapkan menjadi sistem cerdas yang mampu memperkuat pemantauan kehamilan, meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, serta memberikan perlindungan yang lebih baik bagi ibu dan bayi di Kabupaten Pati.














