Example floating
Example floating
Bogor

Perkuat Karakter Siswa, Bupati Bogor Kerahkan Kepala Dinas Jadi Pembina Upacara di 21 SMP

4
×

Perkuat Karakter Siswa, Bupati Bogor Kerahkan Kepala Dinas Jadi Pembina Upacara di 21 SMP

Sebarkan artikel ini

CIBINONG, TRISULA.NEWS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melakukan langkah tak biasa untuk memperkuat karakter generasi muda. Atas arahan Bupati Bogor Rudy Susmanto, jajaran kepala perangkat daerah, asisten, staf ahli, hingga direktur RSUD dikerahkan secara serentak menjadi pembina upacara di 21 Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kabupaten Bogor, Senin (15/6).

Langkah ini diambil sebagai upaya nyata Pemkab Bogor dalam membangun budaya sekolah yang aman, mencegah penyalahgunaan narkoba sejak dini, sekaligus menyosialisasikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada para siswa.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Rusliandy, menjelaskan bahwa kehadiran para pejabat teras ke sekolah-sekolah merupakan instruksi langsung dari Bupati sebagai bentuk perhatian mendalam terhadap masa depan generasi muda. “Atas arahan Bupati Bogor, hari ini sebanyak 21 kepala perangkat daerah menjadi pembina upacara di SMP yang tersebar di Kabupaten Bogor,” ujar Rusliandy, Senin (15/6).

Rusliandy menegaskan, ada beberapa pesan krusial yang dititipkan kepada para siswa. Salah satu yang menjadi sorotan utama adalah ancaman narkoba di kalangan remaja serta komitmen menciptakan lingkungan sekolah yang bebas dari kekerasan.

“Isu penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja menjadi perhatian serius yang harus diantisipasi melalui edukasi sejak dini. Siswa diingatkan untuk menjauhi obat-obatan terlarang yang bisa merusak masa depan mereka,” tuturnya.

Selain itu, para pejabat yang bertugas juga mengajak seluruh warga sekolah untuk bersama-sama memutus mata rantai tawuran dan perundungan (bullying). Sekolah harus bertransformasi menjadi ruang tumbuh yang aman, nyaman, dan kondusif demi mendukung prestasi anak didik.

Menurut Rusliandy, pendidikan tidak boleh hanya bertumpu pada nilai akademik, melainkan wajib diimbangi dengan fondasi moral yang kuat. Nilai-nilai seperti kejujuran, disiplin, tanggung jawab, serta rasa hormat kepada orang tua dan guru harus menjadi kebiasaan sehari-hari. Tidak hanya soal moral dan keamanan, upacara bendera kali ini juga dimanfaatkan untuk memberikan pemahaman mengenai pentingnya Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini digulirkan guna mendongkrak kualitas kesehatan dan gizi pelajar agar mereka siap mengikuti proses belajar dengan optimal.

“Dengan keterlibatan langsung para kepala perangkat daerah, kami ingin membangun kedekatan antara pemerintah dan peserta didik. Harapannya, lahir generasi Kabupaten Bogor yang sehat, cerdas, berakhlak mulia, dan berdaya saing,” tambah Rusliandy.

Aksi turun ke sekolah ini mendapat respons positif dari pihak kepengurusan sekolah. Salah satunya terlihat di SMPN 1 Klapanunggal, yang dihadiri oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor, Bambang Widodo Tawekal.

“Alhamdulillah, kami diterima dengan sangat baik. Kehadiran perangkat daerah di sekolah merupakan bentuk nyata kedekatan pemerintah dengan masyarakat pendidikan. Ini juga membuktikan bahwa sekolah-sekolah kita siap menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi anak-anak untuk berkembang,” pungkas Bambang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *