Taliabu, Trisula.news – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pulau Taliabu mengambil langkah strategis untuk memastikan kelancaran Pemungutan Suara Ulang (PSU) dalam pemilihan bupati dan wakil bupati tahun 2024. Salah satu upaya yang dilakukan adalah memperpanjang masa jabatan anggota adhoc yang sebelumnya bertugas di wilayah PSU.
Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Pulau Taliabu, Husen Soamole, menyatakan bahwa pihaknya tengah fokus pada pembentukan kembali badan adhoc guna memperkuat pelaksanaan PSU. Menurutnya, keberadaan badan adhoc yang solid menjadi faktor kunci dalam memastikan seluruh tahapan PSU berjalan sesuai aturan.
“Soal tahapan saat ini, sekarang kami sudah masuk dalam pembentukan badan adhoc, yaitu PPK, PPS, dan KPPS di wilayah PSU. Kami ingin memastikan kesiapan mereka agar PSU berjalan dengan baik dan tanpa kendala,” ujar Husen, Selasa(11/3).
Ia menegaskan bahwa KPU tidak lagi membuka rekrutmen baru untuk anggota adhoc dalam PSU kali ini. Sebagai gantinya, masa jabatan anggota adhoc yang sebelumnya bertugas diperpanjang setelah dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja mereka selama pemilihan sebelumnya.
“Kami tidak lagi membuka pendaftaran anggota adhoc, melainkan hanya memperpanjang masa jabatan mereka yang sebelumnya bertugas. Ini dilakukan setelah melalui evaluasi ketat guna memastikan mereka tetap kompeten dalam melaksanakan tugas,” jelasnya.
Selain memastikan kesiapan badan adhoc, KPU Pulau Taliabu juga akan turun langsung ke lapangan untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat di wilayah PSU. Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai prosedur pemungutan suara ulang agar berjalan lancar dan sesuai ketentuan.
“Dalam waktu dekat, kami akan turun langsung ke setiap wilayah PSU untuk melakukan sosialisasi bersama masyarakat. Langkah ini penting agar pemilih memahami hak serta kewajibannya dalam PSU, sehingga partisipasi tetap tinggi dan tidak terjadi kesalahan prosedural,” terang Husen.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa KPU Pulau Taliabu berkomitmen penuh untuk menyelenggarakan PSU kali ini dengan sebaik mungkin.
“Kami akan berupaya maksimal agar PSU berjalan lancar, tertib, dan sesuai ketentuan yang berlaku. Tidak boleh ada kelalaian yang dapat mencederai proses demokrasi,” tutupnya.
(Red)














