Bogor, Trisula.news – Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Bogor tahun 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Aysga SIT Al-Madinah, Karadenan, Cibinong, dihadiri oleh Pj. Bupati Bogor yang diwakili oleh Bangun Sapta selaku Protokol Setda, Sekretaris Bappedalitbang Endik Supiani, anggota DPRD Kabupaten Bogor Dapil Satu, para lurah se-Kecamatan Cibinong, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Musrenbang ini menjadi agenda tahunan yang bertujuan menyerap aspirasi masyarakat serta memastikan pembangunan di Kecamatan Cibinong sesuai dengan kebutuhan yang paling mendesak. Hasil musyawarah tersebut akan disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Bogor melalui musrenbang tingkat kabupaten untuk ditindaklanjuti dalam perencanaan pembangunan tahun 2026.
Dalam sambutannya, Bangun Sapta menekankan pentingnya peningkatan dan pemerataan pembangunan di Kecamatan Cibinong dengan mengedepankan aspirasi masyarakat, meskipun terdapat efisiensi anggaran dari pemerintah pusat.
“Pemerintah kecamatan harus dapat menyelesaikan permasalahan masyarakat agar pembangunan merata dan bermanfaat. Masyarakat diharapkan lebih bersinergi dengan pemerintah demi kemajuan Kabupaten Bogor,” ujar Bangun.
Di tempat yang sama, Sekretaris Bappedalitbang Kabupaten Bogor, Endik Supiani, menyampaikan bahwa musrenbang merupakan amanat Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 2017 tentang partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. “Setiap usulan prioritas akan diinput ke dalam Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD), meskipun realisasinya bergantung pada ketersediaan anggaran,” tutur Endik.
Sementara itu, Camat Cibinong, Asep Sajidin, menjelaskan bahwa musrenbang ini merupakan kelanjutan dari pra-musrenbang yang dilaksanakan oleh seluruh kelurahan di Kecamatan Cibinong. “Hasil musrenbang ini akan dilanjutkan ke musrenbang tingkat Kabupaten Bogor dan akan dijalankan oleh SKPD dengan pagu anggaran lebih dari Rp24 miliar,” ungkap Asep.
Asep juga menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi antara pemerintah pusat, DPRD, SKPD, serta TNI-Polri dalam meningkatkan pembangunan. “Kami berharap semua usulan masyarakat bisa terealisasi,” pungkasnya.
(Arman Jenggot)














