Bogor, Trisula.news – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, meminta Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Bogor untuk segera menyusun program dan bergerak dalam upaya membangun Kabupaten Bogor. Hal tersebut disampaikan Rudy dalam acara pelantikan pengurus TP PKK Kabupaten Bogor, yang berlangsung di Ruang Serbaguna I, Sekretariat Daerah, Cibinong, Kamis (17/4).
Hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade, Ketua DPRD Kabupaten Bogor, serta Ketua dan Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Bogor. Raden Roro Indah Dewi Pangesti Bachril Bakri dilantik sebagai Penjabat Ketua TP PKK Kabupaten Bogor untuk masa bakti Oktober 2024 hingga Februari 2025. Turut hadir juga perwakilan pengurus TP PKK Provinsi Jawa Barat dan sejumlah ketua organisasi wanita di Kabupaten Bogor.
“TP PKK bukan sekadar mitra, tetapi kita harus benar-benar berjalan bersama dalam membangun Kabupaten Bogor untuk lima tahun ke depan,” tegas Rudy.
Rudy melanjutkan, ia mengingatkan agar TP PKK Kabupaten Bogor segera menyusun program-program yang berfokus pada kepentingan masyarakat. Program-program tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga di Kabupaten Bogor.
“Saya berharap program ini selesai disusun minggu ini, dan paling lambat minggu depan sudah bisa dijalankan. Ajak semua pihak untuk berkolaborasi dalam membangun Kabupaten Bogor dan menciptakan kesejahteraan bagi masyarakat,” ujar Rudy.
Ketua TP PKK Kabupaten Bogor, Eva Rudy Susmanto, dengan penuh semangat mengajak seluruh jajaran TP PKK Kabupaten Bogor untuk memahami esensi pemberdayaan masyarakat. Ia menekankan bahwa kegiatan pemberdayaan keluarga harus relevan dengan aspek-aspek pemberdayaan masyarakat yang diinginkan.
“Mari kita kembalikan gerakan PKK kepada inti tujuannya, yakni sebagai gerakan masyarakat untuk pemberdayaan keluarga,” ujar Eva.
Eva menambahkan bahwa gerakan PKK memiliki peran penting dalam mendukung pemerintah dalam pengembangan kesejahteraan keluarga, dan menjadi salah satu pelaku pembangunan melalui pemberdayaan keluarga, yang merupakan unit terkecil dari masyarakat.
(Rossa)














