Example floating
Example floating
Bogor

Arogansi Oknum Dokter di Bogor, Ancam Pasien dengan Golok, Polisi Resmi Terima Laporan

65
×

Arogansi Oknum Dokter di Bogor, Ancam Pasien dengan Golok, Polisi Resmi Terima Laporan

Sebarkan artikel ini

Bogor, Trisula.News-Seorang oknum dokter umum di sebuah klinik di Desa Cijujung, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, dilaporkan ke pihak berwajib setelah diduga melakukan tindakan intimidasi berat terhadap pasiennya. Bukannya memberikan layanan medis, oknum tersebut justru diduga hendak membacok pasien menggunakan sebilah golok hanya karena persoalan sepele terkait penggunaan alas kaki (Sandal).

Peristiwa bermula pada Jumat (13/3/26) saat korban berinisial J mendatangi klinik untuk berobat. Setelah menunggu giliran, korban diminta masuk ke ruang pemeriksaan dengan nada kasar oleh oknum dokter tersebut.”Eh, lepaskan sandal kamu,” ujar J menirukan bentakan dokter tersebut.

Melihat sang dokter sendiri tetap menggunakan sandal di dalam ruangan, J melontarkan teguran santai, “Abang juga pakai sandal”.

Niat bercanda tersebut justru menyulut emosi sang dokter secara berlebihan. Dengan nada arogan, dokter tersebut mengusir korban dari ruangan.

“Kamu enggak terima? Ini rumah saya, keluar kamu. Ini rumah saya, yang punya aturan saya, keluar kamu,” hardik sang dokter sebagaimana dituturkan korban.

Situasi semakin mencekam ketika oknum dokter tersebut mengambil sebilah golok dari area dapur dan mengayunkannya ke arah J. Meski korban sudah berupaya meminta maaf, tindakan agresif sang dokter tidak kunjung mereda, bahkan ia menantang korban untuk melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian.

Ironisnya, aksi koboi ini dilakukan di depan mata putri korban yang baru berusia 10 tahun. Bocah malang itu dilaporkan lari ketakutan keluar ruangan dan kini mengalami trauma berat akibat melihat orang tuanya diancam dengan senjata tajam.

Merasa keselamatan nyawanya terancam, J langsung menyambangi Polres Bogor untuk menempuh jalur hukum. Laporan tersebut kini telah resmi diterima oleh pihak kepolisian dengan nomor registrasi: LP/B/626/III/2026/SPKT/Polres Bogor/Polda Jawa Barat.

Kasus ini menjadi sorotan publik mengingat profesi dokter seharusnya mengedepankan nilai kemanusiaan dan etika, bukan tindakan premanisme terhadap pasien yang tengah membutuhkan pertolongan medis.

Wartawan terus berupaya untuk melakukan konfirmasi kepada oknum dokter.Namun hingga berita ini diturunkan Media Trisula.News belum mendapatkan keterangan resmi dari oknum dokter tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *