Example floating
Example floating
Bogor

Meriahkan HJB ke-544, Gerakan Pangan Murah Kabupaten Bogor Ludes 6 Ton dalam Sehari

3
×

Meriahkan HJB ke-544, Gerakan Pangan Murah Kabupaten Bogor Ludes 6 Ton dalam Sehari

Sebarkan artikel ini

CIBINONG, TRISULA.NEWS – Hari terakhir pergelaran KaBOGORFEST 2026 dikejutkan oleh tingginya antusiasme masyarakat. Warga berbondong-bondong menyerbu stan Gerakan Pangan Murah (GPM) Istimewa yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Ketahanan Pangan pada Minggu (14/6).
Acara yang diinisiasi dalam rangka memperingati Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 ini sukses besar.

Sejak pagi hari, warga sudah memadati lokasi hingga memaksa seluruh komoditas pokok yang disediakan ludes terjual tanpa sisa. GPM terbukti menjadi salah satu program primadona selama festival berlangsung. Alasan utamanya jelas: program ini menyediakan berbagai kebutuhan pokok berkualitas dengan harga yang jauh lebih miring dibanding harga pasar konvensional.

Berdasarkan data resmi Dinas Ketahanan Pangan, total ada 6 ton bahan pangan yang disiapkan dan habis terjual hari itu. Pasokan tersebut meliputi 3.250 kilogram beras premium, 600 kilogram telur ayam ras, 1.200 liter minyak goreng kemasan, serta 700 kilogram gula pasir konsumsi. Selain itu, komoditas hortikultura dan protein hewani seperti daging ayam, cabai rawit merah, cabai merah keriting, bawang merah, dan bawang putih juga habis diserbu pembeli.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor, Teuku Mulya, mengapresiasi respons luar biasa dari masyarakat. Menurutnya, fenomena ini menjadi sinyal kuat bahwa program pangan murah sangat dinantikan warga, sekaligus efektif dalam menjaga stabilitas harga di pasaran.

“Alhamdulillah, seluruh komoditas yang kami sediakan pada Gerakan Pangan Murah hari ini habis terjual. Ini menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap pangan berkualitas dengan harga terjangkau,” ujar Teuku Mulya.

Teuku menambahkan, lewat kegiatan ini Pemkab Bogor berkomitmen untuk hadir langsung di tengah masyarakat. Tujuannya adalah meringankan beban pengeluaran rumah tangga sekaligus memastikan ketersediaan pangan tetap terjaga.

Di sisi lain, GPM juga menjadi langkah taktis pemerintah dalam mengendalikan laju inflasi daerah. Manfaat langsung ini dirasakan oleh warga yang datang. Selain bisa menghemat belanjaan, mereka mengaku senang karena bisa mendapatkan bahan pokok berkualitas di tengah kemeriahan perayaan Hari Jadi Bogor.

Keberhasilan GPM di hari penutupan KaBOGORFEST 2026 ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor dalam memperkuat ketahanan pangan, menjaga stabilitas harga, serta mendongkrak kesejahteraan masyarakat lewat program yang berdampak langsung.

Penulis: Rossa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *