Example floating
Example floating
Bogor

Hardiknas 2026: Rudy Susmanto Tegaskan Perbaikan Bangsa Dimulai dari Ruang Kelas

12
×

Hardiknas 2026: Rudy Susmanto Tegaskan Perbaikan Bangsa Dimulai dari Ruang Kelas

Sebarkan artikel ini

Bogor, Trisula.News-Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menekankan bahwa kunci utama dalam memperbaiki kualitas bangsa adalah dengan membenahi sistem pendidikan yang dimulai langsung dari akar rumput, yakni ruang kelas. Pesan mendalam ini disampaikannya usai memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Taman Makam Pahlawan (TMP) Pondok Rajeg, Cibinong, Senin (4/5).

Dalam amanatnya, Rudy memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para guru. Ia menyebut keberhasilan para tokoh pemimpin saat ini mulai dari aparat TNI, Polri, hingga pejabat pemerintahan merupakan buah bakti dan dedikasi para pendidik.

“Bila ingin memperbaiki bangsa, maka perbaikilah sistem pendidikannya. Bila ingin memperbaiki sistem pendidikan, maka mulailah dari ruang kelasnya,” tegas Rudy.

Dengan populasi mencapai 6,19 juta jiwa yang tersebar di 40 kecamatan, Rudy mengakui adanya tantangan besar dalam memeratakan akses pendidikan di Kabupaten Bogor. Guna menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bogor terus melakukan langkah-langkah strategis, di antaranya: Melanjutkan perbaikan sekolah dengan dukungan bantuan dari Presiden RI. Meningkatkan kapasitas tenaga pengajar demi menjamin kualitas pendidikan yang lebih baik. Dan memastikan seluruh anak di Kabupaten Bogor mendapatkan kualitas pendidikan setara tanpa memandang lokasi geografis sekolah mereka.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Bogor juga mengarahkan pemerintah desa untuk memanfaatkan bantuan keuangan infrastruktur desa tahun 2026 guna membantu fasilitas lembaga keagamaan dan tempat ibadah yang belum terdata.

Menyongsong tahun ajaran baru, Rudy menjamin proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 akan berjalan transparan serta bersih dari praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN).
Selain jalur formal, ia juga menyoroti pentingnya peran pendidikan nonformal, seperti pondok pesantren, dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang unggul. Rudy menyadari bahwa pembenahan sektor pendidikan merupakan kerja panjang yang membutuhkan sinergi dan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat.

Sejalan dengan visi tersebut, Kepala SMPN 1 Tamansari Dra.Hj.Ermaini yang turut hadir dalam upacara, berharap semangat Hardiknas tahun ini menjadi pemantik inovasi bagi para pendidik. Ia mengajak para guru untuk terus meneladani semangat perjuangan tokoh pendidikan nasional, Ki Hajar Dewantara, dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *