Example floating
Example floating
Bogor

Tekan Pengangguran Lulusan SMK, Disnaker Kabupaten Bogor Gelar ‘Goes to School’ dan Job Fair

3
×

Tekan Pengangguran Lulusan SMK, Disnaker Kabupaten Bogor Gelar ‘Goes to School’ dan Job Fair

Sebarkan artikel ini

Bogor, Trisula.News- Menyambut Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Bogor bergerak cepat menekan angka pengangguran melalui serangkaian program jemput bola. Disnaker menggelar program *Goes to School* di 10 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) serta membuka bursa kerja (*job fair*) bagi masyarakat luas.
Langkah agresif ini diambil menyusul data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025 yang menunjukkan angka pengangguran terbuka di Kabupaten Bogor masih berada di angka 7,69 persen, di mana lulusan SMK tercatat sebagai penyumbang terbesar.

“Kondisi ini menjadi perhatian serius kami. Karena itu, Disnaker hadir melalui program “Goes to School” untuk membantu lulusan memperoleh akses informasi dan peluang kerja,” ujar Kepala Disnaker Kabupaten Bogor, Nana Mulyana, saat memantau kegiatan di SMKN 1 Cisarua, Selasa (19/5).

Program “Goes to School” ini berlangsung maraton mulai 11 Mei hingga 11 Juni 2026, setiap pukul 09.00 hingga 14.00 WIB. Melalui program ini, Disnaker membawa berbagai fasilitas pelayanan langsung ke lingkungan sekolah, antara lain : Pembuatan Kartu Pencari Kerja (AK1) secara gratis. Layanan Konseling dan Bimbingan Karier, untuk mempersiapkan mental pelajar memasuki dunia kerja, dan Informasi Lowongan Kerja baik untuk penempatan dalam negeri maupun luar negeri.

Tidak hanya menyasar para pelajar yang akan lulus, Disnaker juga memfasilitasi pencari kerja umum melalui booth khusus di rangkaian acara Kabogor Fest.
Di booth ini, pengunjung dapat memindai kode batang (barcode) perusahaan untuk mengakses rekrutmen daring (*online*) di wilayah Bogor dan sekitarnya.

Menariknya, kesempatan kerja yang ditawarkan kini merambah pasar internasional. Disnaker telah menjalin kemitraan dengan Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) dan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) untuk penempatan di Jepang, Taiwan, Korea Selatan, hingga beberapa negara di Eropa.

“Bagi masyarakat Kabupaten Bogor yang ingin mencari pekerjaan, baik di dalam maupun luar negeri, kami persilakan datang ke booth Disnaker di Kabogor Fest,” ajak Nana.

Sebagai strategi jangka panjang, Disnaker rutin melakukan sosialisasi dan koordinasi dengan Majelis Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK se-Kabupaten Bogor. Tujuannya adalah menyelaraskan kompetensi keahlian yang diajarkan di sekolah dengan kebutuhan riil Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI).

“Harapannya, lulusan SMK memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri saat ini, sehingga mereka dapat terserap secara lebih optimal di dunia kerja,” tutup Nana.

Penulis: Arman Jenggot

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *