Example floating
Example floating
Bogor

Sinergi Amankan Mudik, Rudy Susmanto Puji Kesiapan 5.000 Personel Operasi Ketupat Lodaya 2026

33
×

Sinergi Amankan Mudik, Rudy Susmanto Puji Kesiapan 5.000 Personel Operasi Ketupat Lodaya 2026

Sebarkan artikel ini

Bogor, Trisula.news-Penjabat (Pj) Bupati Bogor, Rudy Susmanto, memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran TNI, Polri, serta seluruh unsur gabungan yang bersiaga dalam Operasi Ketupat Lodaya 2026. Hal ini disampaikannya saat meninjau langsung Gelar Pasukan di Area Barat (VVIP) Gelora Pakansari, Cibinong, Kamis (12/3).

Rudy menekankan bahwa dedikasi para petugas di lapangan adalah kunci utama kenyamanan warga saat merayakan Idul Fitri. Di saat masyarakat berkumpul bersama keluarga, para petugas justru tetap berjaga demi memastikan situasi kondusif di seluruh wilayah Kabupaten Bogor.

“Sinergi lintas intansi menjadi kunci keberhasilan pengamanan masa Lebaran, mulai dari pengaturan lalu lintas hingga kesiap siagaan bencana,” ujar Rudy Sumanto.

Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, menjelaskan bahwa Operasi Ketupat Lodaya 2026 akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Sebanyak lebih dari 5.000 personel diterjunkan, yang terdiri dari,1.099 anggota Polres Bogor. 4.000 lebih personel gabungan dari TNI, Dishub, Satpol PP, BPBD, Pramuka, hingga unsur masyarakat.

Untuk melayani pemudik, pihak kepolisian telah menyiapkan infrastruktur pendukung di titik-titik strategis dengan 14 Pos Pengamanan (Pospam) yang tersebar di wilayah Kabupaten Bogor. 1 Pos Pelayanan di Rest Area Gunung Mas, dan 1 Pos Terpadu di Pos Hoegeng Gadog. Manajemen Lalu Lintas Jalur Puncak
Kawasan Puncak tetap menjadi perhatian utama. Rekayasa lalu lintas seperti sistem satu arah (one way) akan diterapkan secara situasional. Skema ini akan diaktifkan apabila volume kendaraan di Gerbang Tol Ciawi menuju Puncak menyentuh angka 2.200 hingga 2.500 kendaraan per jam.

Selain itu, Kapolres mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan konvoi pada malam takbiran guna menghindari potensi gesekan antar kelompok. Warga diharapkan mengisi malam kemenangan dengan kegiatan positif di tempat ibadah masing-masing.

Tak hanya fokus pada jalan raya, Operasi Ketupat Lodaya tahun ini juga menyasar stabilitas ekonomi warga. Personel Bhabinkamtibmas dikerahkan untuk memantau ketersediaan bahan bakar di SPBU serta menjaga stok bahan pokok. Langkah ini diambil guna mencegah terjadinya fenomena belanja berlebihan (panic buying) di tengah masyarakat.

Melalui langkah komprehensif ini, Pemerintah Daerah dan Kepolisian berharap perayaan Idul Fitri di Kabupaten Bogor dapat berjalan aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *