Example floating
Example floating
Bogor

Resmikan Pasar Rakyat Citayem, Ajat Rochmat Jatnika Harap Dongkrak Ekonomi Warga

896
×

Resmikan Pasar Rakyat Citayem, Ajat Rochmat Jatnika Harap Dongkrak Ekonomi Warga

Sebarkan artikel ini

‎Bogor, Trisula.news – Pasar Rakyat Citayem di Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, resmi dioperasikan setelah diresmikan Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika. Peresmian yang digelar Minggu (17/8/2025) itu turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Kapolres Bogor, Dandim 0621/Kabupaten Bogor, serta perwakilan Wali Kota Depok.

‎Dalam sambutannya, Ajat menegaskan peresmian pasar ini menjadi momentum penting bagi peningkatan perekonomian warga Citayem. Ia mengapresiasi sinergi Pemerintah Kabupaten Bogor dengan Pemerintah Kota Depok yang memungkinkan terwujudnya pembangunan pasar tersebut.

‎‎“Terima kasih kepada PT Gemini dan Perumda Pasar Tohaga. Semoga pasar ini bisa menjadi pusat perputaran ekonomi sekaligus menjadi contoh bagi pasar lainnya,” ujar Ajat.

‎Anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi PKS, Irvan Baihaqi, juga menyambut baik kehadiran pasar ini. Menurutnya, Pasar Citayem merupakan “hadiah terindah” bagi masyarakat Bojonggede karena diyakini mampu mengatasi masalah kemacetan, area becek, hingga keberadaan Pedagang Kaki Lima (PKL).

‎Irvan menambahkan, pasar ini dilengkapi area parkir yang mampu menampung hingga 50 unit mobil. Dengan fasilitas tersebut, ia berharap aktivitas perdagangan menjadi lebih tertata sehingga tidak lagi menimbulkan kemacetan. Ia pun berterima kasih kepada PT Intan atas investasinya di Kabupaten Bogor.

‎Direktur Utama Perumda Pasar Tohaga, Haris Setiawan, menjelaskan Pasar Rakyat Citayem dibangun di atas lahan seluas 7.000 meter persegi, berada di perbatasan Kabupaten Bogor dan Kota Depok. Pasar ini menampung 294 pedagang eksisting serta memiliki 730 los dan kios.

‎Haris menuturkan pembangunan pasar menghadapi banyak tantangan, namun dapat terwujud berkat kerja sama kedua daerah. Ia berharap pasar yang kini berdiri megah dan modern ini dapat menjadi pusat perputaran ekonomi, terutama bagi masyarakat Bojonggede.

‎‎Acara peresmian ditutup dengan penyerahan santunan simbolis kepada anak yatim.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *