Example floating
Example floating
Maluku Utara

Mislan Syarif Nahkodai DPW Tani Merdeka Malut, Organisasi Siapkan Arah Baru Pemberdayaan Petani

945
×

Mislan Syarif Nahkodai DPW Tani Merdeka Malut, Organisasi Siapkan Arah Baru Pemberdayaan Petani

Sebarkan artikel ini

Malut, Trisula.news – Tonggak baru kepemimpinan Tani Merdeka Indonesia di Maluku Utara (Malut) resmi dimulai setelah Mislan Syarif dikukuhkan sebagai Ketua DPW. Prosesi pelantikan yang digelar di Ballroom Royal Resto Ternate, Sabtu (22/11/25), ini menjadi momentum penegasan arah baru organisasi dalam memperkuat pemberdayaan petani di kawasan kepulauan.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Kadri La Etje, hadir mewakili Gubernur Maluku Utara. Dalam amanat yang dibacakannya, pemerintah daerah menilai Tani Merdeka sebagai mitra strategis dalam penguatan ketahanan pangan. Kadri menekankan pentingnya pendampingan yang langsung menyentuh kebutuhan dasar petani.

Ia menyatakan bahwa pemerintah daerah berharap kepengurusan baru mampu menghadirkan terobosan, mulai dari peningkatan kualitas produksi, edukasi pertanian berkelanjutan, hingga penguatan akses petani terhadap sumber daya dan teknologi.

Pada sesi pengukuhan kepengurusan, Ketua Dewan Pembina Nasional Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, kembali mengingatkan komitmen organisasi untuk mendampingi petani dalam menghadapi tantangan seperti akses modal, perubahan iklim, dan stabilitas harga pangan. Menurut Don, kerja bersama dengan pemangku kepentingan di daerah akan menjadi kunci kemandirian pangan.

“Sinergi dengan pemerintah daerah menjadi fondasi agar petani semakin kuat dan berdaya saing,” tegas Don Muzakir.

Dalam pidato perdananya sebagai ketua baru, Mislan menyampaikan ungkapan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menegaskan bahwa jabatan ini merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan melalui kerja nyata untuk meningkatkan kesejahteraan petani, nelayan, dan peternak. Mislan juga menyampaikan penghargaan kepada Presiden RI Prabowo Subianto selaku penasihat TMI, serta jajaran pembina organisasi pusat.

“Ini bukan sekadar posisi struktural, tetapi bentuk pengabdian. Kami ingin memastikan petani Maluku Utara mendapatkan akses yang lebih baik terhadap teknologi, pasar, dan dukungan kebijakan,” ujar Mislan.

Mislan juga menyoroti pentingnya regenerasi petani serta perlunya melindungi pelaku usaha tani dari praktik perdagangan yang merugikan. Ia menekankan bahwa DPW Tani Merdeka Malut akan memulai program yang menyasar peningkatan produktivitas dan penguatan kapasitas petani muda.

“Kami ingin menghadirkan ekosistem pertanian yang lebih inklusif dan modern. Petani tidak boleh ditinggalkan dalam perkembangan zaman. Mereka harus menjadi bagian dari kemajuan,” tambah Mislan.

Pelantikan tersebut turut dihadiri perwakilan Forkopimda Maluku Utara dan Kota Ternate, jajaran pengurus pusat dan DPW Tani Merdeka, Kepala Bulog Ternate, serta perwakilan Bank Indonesia, yang menegaskan dukungan berbagai pihak terhadap agenda kerja organisasi di periode baru ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *