BOGOR, TRISULA.NEWS – Pemerintah Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, menggelar festival budaya dan pelayanan publik bertajuk “Ciawi Fest 2026″. Acara yang dihelat di Halaman Kantor Kecamatan Ciawi ini digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544. Mengusung tema” Ciawi Ngumbara, Ngamumule Budaya Ngajaga Lembur” yang sejalan dengan moto kecamatan “Bergerak Serempak, Nyata Berdampak,” festival ini sukses menyedot antusiasme tinggi dari ribuan warga yang memadati lokasi acara.
Plt. Camat Ciawi, Saeful Jack Peter, S.Sos., MM, menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran dan semangat warga, mulai dari generasi muda hingga orang tua. Ia juga menegaskan bahwa kesuksesan acara ini tidak lepas dari sinergi dan dukungan penuh para kepala desa di wilayah Ciawi.
“Alhamdulillah, saya sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada warga karena antusias menyambut kegiatan ini. Seluruh elemen masyarakat ikut memeriahkan tanpa ada pembatasan, termasuk para kepala desa yang aktif menyumbangkan ide-ide mereka,” ujar Saeful di sela-sela kegiatan, Selasa (9/6/2026).

Peringatan HJB ke-544 di tingkat Kecamatan Ciawi ini diisi dengan berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Mulai dari pelestarian kaulinan (permainan) Sunda, lomba mancing antar-kepala desa, pelayanan KB gratis, pameran UMKM lokal, hingga penampilan seni budaya daerah. Ciawi Fest menjadi puncak dari seluruh rangkaian acara tersebut.
Saeful mengaku terkejut sekaligus bangga melihat besarnya volume massa dan meriahnya acara puncak ini. Menurutnya, momentum HJB harus dimanfaatkan sebaik mungkin sebagai wadah partisipasi masyarakat. Selain menjadi ajang perayaan, momentum ini juga dijadikan penegasan komitmen Pemerintah Kecamatan Ciawi dalam mendukung program strategis Pemerintah Kabupaten Bogor. Saeful menyebutkan, Ciawi memegang peran krusial sebagai gerbang utama kawasan wisata Puncak.

“Kami akan selalu mendukung program Bupati dan Wakil Bupati, khususnya dalam hal visi-misi penghijauan. Ciawi merupakan salah satu kecamatan yang masuk dalam program penataan kawasan Puncak. Kita ini pintunya, sebelum ke Cisarua, melewati Ciawi dulu,” jelasnya.
Di akhir penyampaiannya, Saeful mengajak seluruh pihak untuk terus berkolaborasi dan memberikan masukan yang membangun demi kemajuan wilayah. “Saya memerlukan dukungan semua pihak, kita tidak bisa bekerja sendiri. Kekurangan pasti ada, karena itu saya sangat terbuka menerima masukan untuk bersama-sama membangun wilayah Ciawi,” pungkasnya.














