Example floating
Example floating
Bogor

Bupati Bogor Rudy Susmanto Bangun Sekolah Rakyat Gratis Bagi Warga Miskin

1154
×

Bupati Bogor Rudy Susmanto Bangun Sekolah Rakyat Gratis Bagi Warga Miskin

Sebarkan artikel ini

Bogor, Trisula.news – Pemerintah Kabupaten Bogor menjadi tuan rumah peluncuran Sekolah Rakyat, yang dihadiri oleh Menteri Sosial RI, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Bupati Bogor Rudy Susmanto, serta para bupati dan wali kota se-Jawa Barat. Acara ini dikemas dalam Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Pembentukan Sekolah Rakyat yang berlangsung di Ruang Serbaguna I Setda Kabupaten Bogor, Kamis (13/3).

Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat ditujukan bagi warga miskin atau miskin ekstrem. Sekolah ini menerima siswa dari desil 1 dan 2 dalam data tunggal sosial ekonomi, yaitu 10% penduduk dengan kondisi ekonomi terendah di Indonesia. Sekolah Rakyat berasrama ini sepenuhnya gratis, mencakup kebutuhan pakaian, alat sekolah, serta makan dan minum.

“Ke depan, sekolah ini akan menyelenggarakan pendidikan dari jenjang SD, SMP, hingga SMA. Setiap jenjang akan menampung sekitar 300 hingga 350 siswa, dengan total sekitar seribu siswa di satu sekolah,” ungkap Saifullah Yusuf.

Ia menambahkan, pembentukan sekolah akan dilakukan secara bertahap, dimulai tahun ini dengan mempertimbangkan kesiapan masing-masing daerah. Kabupaten Bogor menjadi salah satu prioritas dalam implementasi program ini.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menekankan bahwa kemiskinan sering kali berakar pada pola hidup yang terus berulang, sehingga program Sekolah Rakyat diharapkan mampu mengubah pola pikir masyarakat miskin dan membuka akses pendidikan yang lebih luas. Anak-anak dari keluarga kurang mampu juga berpeluang masuk ke sekolah unggulan dan akademi militer.

“Anak-anak dari keluarga miskin harus diberikan akses pendidikan yang layak agar mereka memiliki kesempatan meraih masa depan lebih baik dan tidak terjebak dalam siklus kemiskinan,” ujar Dedi Mulyadi.

Lebih lanjut, Dedi menyoroti pentingnya konektivitas antarprogram pendidikan serta upaya menciptakan kelas menengah baru di Jawa Barat. Salah satu langkah konkret yang disiapkan adalah program diploma 3 dan S1 di bidang teknik untuk menciptakan tenaga kerja terampil yang siap bersaing di dunia industri.

Sementara itu, Bupati Bogor Rudy Susmanto menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh program ini dengan menyiapkan infrastruktur dan sumber daya yang dibutuhkan. Ia memastikan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Bogor akan segera dimulai dalam tahun 2025 agar masyarakat kurang mampu dapat segera merasakan manfaatnya.

“Kami siap mengalokasikan lahan dan fasilitas pendukung lainnya demi memastikan Sekolah Rakyat bisa berjalan dengan optimal. Program ini adalah langkah nyata dalam memberikan pendidikan berkualitas bagi warga yang kurang mampu,” kata Rudy Susmanto.

Program ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk sektor swasta dan organisasi sosial yang siap berkontribusi dalam penyediaan fasilitas dan beasiswa bagi siswa. Kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan berbagai pemangku kepentingan diharapkan dapat mempercepat realisasi program ini.

Sebagai informasi, bupati dan wali kota se-Jawa Barat turut dihadirkan untuk membahas kesiapan daerah dalam menyediakan lahan atau aset guna pembangunan Sekolah Rakyat. Sekolah-sekolah ini ditargetkan mulai dibangun pada pertengahan tahun 2025 dengan alokasi sekitar 200 sekolah di seluruh Indonesia, di mana Jawa Barat menjadi salah satu prioritas utama.

 

(Jenggot)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *