Example floating
Example floating
Bogor

Sambut HJB ke-544, Pemkab Bogor Gelar Tabligh Akbar di Alun-Alun Cimekar

8
×

Sambut HJB ke-544, Pemkab Bogor Gelar Tabligh Akbar di Alun-Alun Cimekar

Sebarkan artikel ini

Bogor, Trisula.News- Menyambut Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menggelar Tabligh Akbar dan doa bersama di Alun-Alun Cimekar, Cibinong, pada Sabtu (23/5). Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh ribuan jemaah dan masyarakat setempat. Suasana religius semakin kental dengan kehadiran Habib Muhammad Mahdi Bin Hamzah Assegaf bersama Majelis Syababul Kheir yang memimpin jalannya selawat dan doa bersama.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Suryanto Putra, yang hadir mewakili Bupati Bogor, menyampaikan permohonan maaf dan salam hormat dari Bupati karena berhalangan hadir akibat agenda kedinasan yang tidak dapat ditinggalkan.

Dalam sambutannya, Suryanto menyampaikan apresiasi mendalam dari Bupati Bogor atas antusiasme luar biasa dari masyarakat yang memadati lokasi acara. Menurutnya, kehadiran ribuan jemaah ini menjadi bukti nyata kecintaan kepada Allah SWT sekaligus ikhtiar memperkuat iman dan ukhuwah Islamiyah.

“Kegiatan Tabligh Akbar ini bertujuan mempererat silaturahmi serta menyegarkan kembali rohani masyarakat melalui sirama ilmu agama yang disampaikan oleh para ulama dan habaib. Mudah-mudahan melalui majelis yang penuh keberkahan ini, krimanan kita semakin kuat, ilmu yang diperoleh menjadi manfaat, serta membawa keberkahan bagi Kabupaten Bogor,” ujar Suryanto.

Sementara itu, Camat Cibinong, Acep Sajidin, mengaku bersyukur dan bangga karena wilayahnya dipercaya menjadi tuan rumah bagi gelaran sakral menyambut HJB ke-544 ini. Ia juga menyampaikan terima kasih atas sinergi dari seluruh unsur Forkopimcam, Ketua MUI, para lurah, tokoh masyarakat, serta kolaborasi apik bersama Majelis Syababul Kheir pimpinan Habib Muhammad Mahdi Bin Hamzah Assegaf yang telah menyukseskan acara ini.

“Kegiatan keagamaan seperti ini menjadi momentum penting untuk memperkuat persatuan, meningkatkan spiritualitas masyarakat, sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat,” pungkas Acep.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *