Example floating
Example floating
Bogor

Fokus pada Pertumbuhan Ekonomi dan Pendidikan, Kecamatan Tajur Halang Gelar Pra Musrenbang 2027

89
×

Fokus pada Pertumbuhan Ekonomi dan Pendidikan, Kecamatan Tajur Halang Gelar Pra Musrenbang 2027

Sebarkan artikel ini

Bogor, Trisula.news-Pemerintah Kecamatan Tajur Halang, Kabupaten Bogor, sukses menyelenggarakan agenda Pra Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) untuk Tahun Anggaran 2027 pada Selasa (27/01/2026). Bertempat di Aula Kantor Kecamatan, kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk menyelaraskan usulan masyarakat dengan arah kebijakan pemerintah daerah.

Kegiatan tahun ini mengusung tema besar “Pengembangan Pusat Pertumbuhan Ekonomi Dalam Rangka Penurunan Ketimpangan Wilayah, Kemiskinan, dan Pengangguran”.

Guna memastikan usulan yang masuk tepat sasaran, pihak kecamatan mengundang berbagai instansi lintas sektor, mulai dari Dinas PUPR, Disdik, Kominfo, Dinsos, DLH, Dishub, hingga Disnaker.

Sekretaris Camat (Sekcam) Tajur Halang, Kiyat, menjelaskan bahwa agenda ini merupakan langkah krusial dalam menjaring aspirasi masyarakat terkait kebutuhan pembangunan di berbagai sektor. Ia mendorong setiap pemerintah desa untuk memberikan usulan yang lebih mendetail dan teknis langsung kepada dinas-dinas terkait.

“Kami berharap usulannya jelas, sehingga bisa disesuaikan dengan kemampuan anggaran dinas dan skala prioritas pembangunan strategis,” ujar Kiyat.

Meski progres di sektor infrastruktur dan sosial dinilai telah menunjukkan kemajuan signifikan, Kiyat mengungkapkan bahwa sektor pendidikan tetap menjadi prioritas utama dalam usulan Pra Musrenbang kali ini.Salah satu perhatian khusus adalah kelengkapan fasilitas di SMPN 2 Tajur Halang. Secara fisik, bangunan sekolah tersebut telah berdiri kokoh, lengkap dengan perbaikan halaman dan pemagaran. Namun, sekolah tersebut masih sangat membutuhkan pengadaan mebeler (sarana belajar-mengajar).

Kiyat menjelaskan bahwa kebutuhan mebeler untuk SMPN 2 sebenarnya sudah sempat dianggarkan pada tahun 2025, namun belum dapat terealisasi karena adanya kendala efisiensi anggaran.”Kami berharap melalui perencanaan ini, kebutuhan mebeler tersebut dapat segera terpenuhi untuk menunjang kegiatan belajar mengajar,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *