Bogor, Trisula.news – Pemerintah Desa Benteng, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, secara resmi meluncurkan program Bantuan Keuangan (Bankeu) Infrastruktur Desa Tahun Anggaran 2025. Peluncuran dilaksanakan di Kampung Benteng RW 03, dipimpin langsung oleh Kepala Desa H. Faka Harika, S.AP.
Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Kecamatan Ciampea, seluruh perangkat desa, Bhabinsa, Bhabinkamtibmas, perwakilan UPT Infrastruktur Jalan dan Jembatan Wilayah IV Ciampea, serta tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh lembaga desa.
Dalam sambutannya, H. Faka Harika menjelaskan bahwa dana Bankeu tahap pertama tahun anggaran 2025 difokuskan pada tiga titik pembangunan. Titik pertama adalah pengaspalan jalan desa di Kampung Benteng RW 003 sepanjang 390 meter, lebar 2,5 meter, dan tinggi 0,03 meter, dengan anggaran Rp136.500.000.
Titik kedua mencakup pembangunan saluran drainase dari Kampung Gedong RW 01 hingga Kampung Benteng RW 003. Saluran tersebut memiliki panjang 210 meter, lebar 0,30 meter, dan tinggi 1 meter, dengan pagu anggaran Rp145.527.000.
Pembangunan ketiga berlokasi di BTN Puskopad RW 007 hingga Kampung Lebak Gunung RW 005, berupa saluran drainase sepanjang 201 meter, lebar 0,40 meter, dan tinggi 3 meter. Anggaran untuk titik ini mencapai Rp317.973.000.
Faka Harika menegaskan, pembangunan infrastruktur jalan dan drainase bertujuan mendukung Desa Benteng sebagai desa wisata pertanian dan pusat Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). “Tujuan dibangunnya jalan ini untuk mendukung wisata kita. Desa wisata kita bukan tempat healing atau rekreasi, tetapi desa wisata kita adalah tempat edukasi atau pendidikan UMKM,” ungkapnya.
Ia menambahkan, beberapa titik destinasi wisata edukasi, termasuk “Sinar Tani”, berada di RW 001 dan 003, yang turut didukung pembangunan irigasi.
“Alhamdulillah, minggu kemarin kita berhasil mengekspor ubi jalar hasil panen Sinar Tani ke Singapura dan Malaysia. Itu berkat infrastruktur yang kita bangun. Selain itu, kita juga kedatangan tamu untuk belajar bercocok tanam. Kami harapkan pertanian di sana bisa lebih meningkat lagi,” pungkasnya.














