Example floating
Example floating
Bogor

Di Usia Ke-44, Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor Ajak Jaga Air

722
×

Di Usia Ke-44, Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor Ajak Jaga Air

Sebarkan artikel ini

Bogor, Trisula.news– Perumda Air Minum Tirta Kahuripan merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-44 dengan menggelar tasyakuran pada Jumat, 7 Maret 2025. Acara yang mengusung tema “Mari Lestarikan Sumber Daya Air untuk Masa Depan” ini dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Bogor, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Kepala Bagian Perekonomian Kabupaten Bogor, Direktur BUMD Kabupaten Bogor, Kepala BJB Cabang Cibinong, dan Kasubag Bina BUMD Kabupaten Bogor. Tausiah disampaikan oleh KH. Agus Salim.

Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Kahuripan, Tedi Kurniawan, dalam laporannya menyampaikan bahwa selama 44 tahun perjalanannya, perusahaan terus berupaya meningkatkan layanan dan penyediaan air minum bagi masyarakat Kabupaten Bogor. Berbagai program kerja internal dan eksternal terus dikembangkan guna mendukung program Bupati dan Wakil Bupati Bogor.

Bupati Bogor, melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, menyampaikan harapannya agar Perumda Air Minum Tirta Kahuripan terus meningkatkan pelayanan dengan memperhatikan kualitas, kuantitas, dan kontinuitas sesuai standar. Selain itu, inovasi dan adaptasi terhadap perkembangan zaman diharapkan dapat memperkuat kemandirian keuangan perusahaan, meningkatkan efisiensi pengelolaan sumber daya air dan pendanaan, serta memperluas cakupan layanan.

Sebagai bagian dari rangkaian acara, pada pukul 10.00 WIB dilakukan penandatanganan perjanjian kerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor dalam lingkup Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) perkantoran serta edukasi peningkatan kesadaran masyarakat mengenai penggunaan air bersih dan aman.

Direktur Umum Perumda Air Minum Tirta Kahuripan, Abdul Somad, mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran acara. Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga kelestarian sungai guna mencegah bencana banjir yang kerap terjadi saat peralihan musim.

“Alhamdulillah, seluruh rangkaian acara berjalan lancar, mulai dari penandatanganan kerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, pemberian santunan kepada 134 anak yatim di sekitar kantor cabang pelayanan dan Instalasi Pengolahan Air (IPA), undian umrah untuk pegawai, tausiah dari KH. Agus Salim, hingga ditutup dengan buka puasa dan salat Magrib berjamaah pada pukul 18.00 WIB. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Bogor beserta tamu undangan yang telah hadir memeriahkan acara ini,” ujarnya.

Abdul Somad turut menekankan pentingnya menjaga ekosistem sungai sebagai sumber air bagi Perumda Air Minum Tirta Kahuripan. Ia menyoroti bahwa kerusakan hutan dan sungai di hulu menjadi penyebab utama banjir bandang yang membawa lumpur dan sampah rumah tangga. Hal ini menyebabkan kekeruhan tinggi yang tidak dapat ditoleransi oleh unit instalasi pengolahan air, bahkan merendam area instalasi, sehingga produksi air bersih harus dihentikan guna mencegah kerusakan lebih lanjut.

“Sebelum air banjir mencapai IPA, kami telah melakukan mitigasi dengan memaksimalkan kapasitas reservoir sebagai cadangan air bersih. Namun, kondisi cuaca yang tidak menentu serta tingginya penggunaan air selama jam puncak di bulan Ramadan menjadi tantangan tersendiri. Meski demikian, kami tetap berupaya memenuhi hak pelanggan dengan mendistribusikan air bersih melalui mobil tangki. Bahkan, kami bekerja sama dengan pihak swasta untuk menyewa tambahan armada tangki air,” tutupnya.

 

(Arman Jenggot)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *