Bogor, Trisula.News-Ada yang berbeda dari rutinitas siswa SMP Kosgoro Kota Bogor tahun ini. Dalam upaya memperteguh karakter religius, sekolah ini kembali menggelar agenda tahunan yang kini dikemas dengan konsep unik bernama Pesantren Ekologi.Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai Rabu hingga Jumat (11-13 Maret 2026), diikuti oleh 407 siswa dengan antusiasme tinggi.
Tak sekadar belajar teori, para siswa berhasil mencapai target spiritual yang mengesankan dengan mengkhatamkan Al-Quran sebanyak dua kali selama rangkaian acara berlangsung.Perubahan nama menjadi Pesantren Ekologi tersebut bukan tanpa alasan.

Panitia pelaksana kegiatan Noviani Ekapratiwi, menjelaskan bahwa nama tersebut merujuk pada edaran Dinas Pendidikan tahun 2026. Namun secara filosofis, sekolah ingin membawa suasana baru yang lebih hangat bagi para siswa.
“Eko berarti rumah dan Logi adalah ilmu. Jadi, kami ingin menciptakan suasana belajar yang nyaman seperti dirumah sendiri, tidak kaku seperti jam pelajaran biasa,” ujar Noviani, pada Kamis (12/3/26).

Meski secara teknis menyerupai Pesantren Kilat (Sanlat), pendekatan yang digunakan lebih santai namun tetap mendalam. Materi yang disampaikan oleh guru internal SMP Kosgoro mencakup aspek fundamental seperti Fikih, Tauhid, serta Keteladanan Rasulullah SAW untuk menanamkan sifat mulia dalam kehidupan sehari-hari.
Selain penguatan ibadah rutin, sekolah juga mendorong keberanian siswa tampil di depan publik melalui lomba kultum (kuliah tujuh menit). Sebagai penutup yang menyentuh, seluruh rangkaian kegiatan diakhiri dengan aksi nyata berupa Bakti Sosial pembagian sembako kepada masyarakat.
Melalui Pesantren Ekologi ini, pihak sekolah berharap para siswa tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki kedalaman iman dan kepedulian sosial yang tinggi.














