Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Bogor

Sambut Ramadan, Pemkab Bogor Hadirkan Pameran Artefak Rasulullah

7
×

Sambut Ramadan, Pemkab Bogor Hadirkan Pameran Artefak Rasulullah

Sebarkan artikel ini

Bogor, Trisula.news-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menghadirkan kado istimewa bagi umat Muslim di wilayah Bogor dan sekitarnya pada Ramadan 2026. Sebuah pameran artefak peninggalan Nabi Muhammad SAW resmi dibuka di Gedung Laga Satria, kawasan Stadion Pakansari, Cibinong. Pameran yang menjadi perdana di Kabupaten Bogor ini akan berlangsung selama satu bulan penuh hingga hari pertama Idul Fitri.

Selain sebagai sarana edukasi sejarah, kegiatan ini diharapkan menjadi destinasi religi utama untuk mempertebal keimanan masyarakat.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengungkapkan bahwa pameran ini adalah kesempatan langka yang tidak boleh dilewatkan oleh masyarakat. Berbeda dengan pameran serupa di tempat lain, seluruh koleksi yang dipamerkan di sini dapat diakses oleh masyarakat tanpa dipungut biaya sepeser pun.

“Ini merupakan yang pertama kalinya pada momentum bulan suci Ramadan tahun 2026. Masyarakat bisa melihat secara langsung artefak peninggalan Rasulullah SAW secara gratis,” ujar Rudy Susmanto pada Jumat (20/2/26).

Pihak panitia juga menyediakan fasilitas pendukung, seperti area tempat duduk bagi pengunjung yang ingin berdoa di lokasi pameran, yang dibuka mulai pagi hingga malam hari. Menampilkan Koleksi Orisinal dan Terbesar.

Juru Bicara Management Artefak, Misbahul Anam, menjelaskan bahwa pameran di Kabupaten Bogor ini merupakan gelaran ke-416 di Indonesia. Namun, kali ini menjadi salah satu yang paling istimewa karena skala dan durasinya.Beberapa poin menarik dari pameran ini antara lain, Jika biasanya pameran serupa menyertakan replika, khusus di Kabupaten Bogor, artefak yang ditampilkan dipastikan orisinal (bukan replika).

Lanjutnya, terdapat sekitar 72 hingga 75 item benda bersejarah dengan nilai spiritual tinggi yang dipamerkan. Demi menjaga kelestarian, beberapa objek diberikan penanda khusus dan tidak diperbolehkan untuk disentuh oleh pengunjung.

“Tujuannya tentu untuk meningkatka iman dan taqwa serta menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah. Kami berharap masyarakat mendapatkan pengalaman spiritual yang mendalam,” ungkap Misbahul.

Untuk menambah kenyamanan pengunjung, Pemkab Bogor juga mengintegrasikan pameran ini dengan fasilitas ibadah dan ekonomi lokal. Lokasi pameran berada tepat di samping Masjid Raya Nurul Waton.
Diseberang masjid, pengunjung dapat menikmati festival kuliner yang disediakan untuk berbuka puasa atau sekadar bersantai setelah melaksanakan salat Tarawih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *