Pati, Trisula.news – Sebanyak 650 pembalap pemula dari berbagai daerah di Jawa Tengah memadati Jalan Ki Ageng Selo atau Jalan Lingkar Selatan, Pati, Minggu (20/04), dalam ajang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) IMI Jateng Pemula Dragbike 2025 Putaran I.
Perlombaan yang digelar sejak pukul 07.00 WIB tersebut berlangsung aman dan tertib berkat pengamanan 62 personel gabungan dari Polresta Pati dan jajaran Polsek. Kehadiran aparat menunjukkan komitmen Polri dalam mendukung kegiatan positif kalangan muda.
Wakasat Lantas Polresta Pati, AKP Muhari Supa’at, mewakili Kapolresta AKBP Jaka Wahyudi, membuka acara dan menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan event bertema “Hobby Digagas, Prestasi Digass, Stop Balap Liar.”
“Kami mendukung penuh kegiatan otomotif resmi seperti ini sebagai solusi menekan balap liar yang membahayakan masyarakat,” tegas AKP Muhari. Menurutnya, dragbike bukan hanya ajang adu kecepatan, tetapi sarana edukatif yang legal dan aman bagi para pecinta otomotif.
Polresta Pati sebagai tuan rumah mengatur arus lalu lintas dan mengawasi jalannya lomba. Kolaborasi dengan panitia dari Bintang Samudra Motor Club Reborn dan dukungan pemerintah daerah turut memastikan kelancaran acara yang disaksikan ribuan penonton tersebut.
Ketua panitia, Indah Irawati, menyampaikan rasa terima kasih atas sinergi seluruh pihak. Ia menilai event semacam ini menjadi sarana efektif dalam mengarahkan hobi otomotif ke jalur prestasi yang positif.
Sebanyak 22 kelas diperlombakan dalam empat kategori, mulai dari kelas standar hingga modifikasi ekstrem. Antusiasme tinggi terlihat sejak babak penyisihan, dengan sorak penonton mengiringi setiap aksi pembalap di lintasan 200 meter.
Meski berstatus pemula, beberapa peserta mencatat waktu nyaris menyamai rekor kejuaraan sebelumnya. Potensi besar pembalap muda Jawa Tengah pun menjadi sorotan penting dalam pembinaan olahraga otomotif ke depan.
Perlombaan ditutup sore hari dengan penyerahan trofi kepada para pemenang tanpa adanya insiden berarti. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata sinergi positif antara aparat, komunitas otomotif, dan pemerintah dalam menciptakan ruang ekspresi anak muda yang aman dan produktif.
“Kegiatan seperti ini adalah bentuk nyata dari konsep ideal: hobi tersalurkan, prestasi diraih, dan keamanan tetap terjaga,” pungkas AKP Muhari.
(Arif)














