Example floating
Example floating
Bogor

Ramah Disabilitas, Skywalk Tegar Beriman Resmi Dibuka Jadi Ikon Baru Kabupaten Bogor

4
×

Ramah Disabilitas, Skywalk Tegar Beriman Resmi Dibuka Jadi Ikon Baru Kabupaten Bogor

Sebarkan artikel ini

BOGOR, TRISULA.NEWS – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, meresmikan soft opening Skywalk Tegar Beriman bertepatan dengan pembukaan Kabogor Fest dalam rangka Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544, Sabtu (30/5). Fasilitas penyeberangan baru ini bukan sekadar pemanis tata kota, melainkan simbol kolaborasi pembangunan yang inklusif untuk semua kalangan, termasuk penyandang disabilitas.

Pembangunan jembatan penyeberangan modern ini merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Kabupaten Bogor dan sektor swasta, yakni PT Multi Adhi Perkasa. Rudy berharap kehadiran “skywalk” ini tidak hanya mempercantik kawasan pusat pemerintahan, tetapi juga meningkatkan keselamatan warga saat menyeberang jalan.

“Selain berfungsi sebagai sarana penyeberangan, Skywalk Tegar Beriman juga diharapkan menjadi ikon baru yang mempercantik wajah kawasan Tegar Beriman,” ujar Rudy.

Rudy menekankan bahwa aspek aksesibilitas menjadi prioritas utama sejak awal perencanaan proyek ini. Desain jembatan dibuat khusus agar ramah dan aman digunakan oleh kelompok rentan.

“Kami hanya berpesan satu, desain yang utama harus dapat digunakan oleh saudara-saudara kita penyandang disabilitas. Karena itu, tersedia jalur yang ramah bagi pengguna kursi roda maupun pesepeda, sehingga fasilitas ini dapat dimanfaatkan oleh seluruh lapisan masyarakat,” jelasnya.

Meski sudah melalui tahap soft opening, Pemkab Bogor belum membuka fasilitas ini secara penuh. Rudy menegaskan faktor keselamatan adalah harga mati, sehingga pengujian kelayakan struktur harus tetap dilakukan kembali sebelum resmi beroperasi total untuk publik.

“Saya meminta tim pelaksana untuk mengecek kembali struktur bangunan yang ada. Kami ingin memastikan seluruh material dan konstruksi telah diuji dengan baik sehingga ke depan aman digunakan oleh masyarakat,” tegas Rudy.

Lebih lanjut, Bupati Bogor mengisyaratkan bahwa kebutuhan infrastruktur serupa masih sangat tinggi di wilayahnya. Namun, di tengah keterbatasan anggaran dan banyaknya program prioritas, Pemkab Bogor mulai menggeser pola pembangunan agar tidak melulu bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Model kerja sama dengan pihak swasta seperti dalam proyek *skywalk* ini diharapkan bisa menjadi cetak biru (blueprint) bagi pembangunan infrastruktur ke depan.

“Kita ingin pembangunan tidak sepenuhnya menggunakan APBD. Kita ingin ada kolaborasi dari seluruh pihak untuk bersama-sama membangun Kabupaten Bogor,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *