Bogor, Trisula.news – Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama DPRD Kabupaten Bogor menggelar Rapat Paripurna di Ruang Rapat DPRD Kabupaten Bogor, Kamis (19/06) malam. Agenda rapat membahas tiga rancangan peraturan daerah (Raperda) prioritas pemerintah daerah.
Tiga raperda tersebut meliputi pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kabupaten Bogor Tahun 2024, serta penyampaian usulan Raperda Prakarsa DPRD terkait penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak penyandang disabilitas.
“Karena kita telah memasuki semester kedua, maka sebelum menyusun perubahan anggaran belanja daerah, perlu pembahasan bersama DPRD terkait rancangan perubahan APBD Tahun Anggaran 2025,” kata Rudy.
Ia menjelaskan, langkah ini bertujuan memaksimalkan dan mengoptimalkan program-program prioritas yang harus diselesaikan pada 2025, dengan tetap menyesuaikan kemampuan keuangan daerah.
“Saat ini kita mengalami defisit keuangan sekitar Rp500 miliar. Karena itu, kami bersama DPRD harus mencermati, memilah, dan memilih program yang benar-benar berdampak langsung bagi masyarakat,” ujarnya.
Rudy menegaskan, terdapat tiga program prioritas Pemkab Bogor pada 2025, yakni infrastruktur jalan, fasilitas kesehatan, dan sektor pendidikan.
“Tahun ini kami fokus pada pembangunan infrastruktur jalan di wilayah timur, barat, dan selatan. Di sektor kesehatan, pembangunan puskesmas dan fasilitas lainnya menjadi perhatian. Di bidang pendidikan, kami meminta Dinas Pendidikan mengevaluasi kondisi infrastruktur sekolah, khususnya yang mengalami kerusakan berat,” jelas Rudy.
Ia berharap program-program prioritas tersebut dapat direalisasikan secara optimal pada 2025.
“Mudah-mudahan tahun ini, sektor kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur dapat terselesaikan sesuai rencana,” tutupnya.
Rapat diakhiri dengan penandatanganan nota kesepakatan antara Pemerintah Kabupaten Bogor dan DPRD Kabupaten Bogor mengenai perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2025.














