Example floating
Example floating
Bandung

Diduga Intimidasi Warga Saat Tagih Utang, Debt Collector CIMB Niaga Dikecam

791
×

Diduga Intimidasi Warga Saat Tagih Utang, Debt Collector CIMB Niaga Dikecam

Sebarkan artikel ini
Penggalan rekaman CCTV

Bandung, Trisula.news – Aksi dugaan intimidasi oleh penagih utang dari PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) terhadap warga Desa Mekargalih, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Bandung, menuai kecaman dari masyarakat.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu, (23/04), sekitar pukul 11.09 WIB di kediaman DG, warga setempat. Dua pria yang mengaku sebagai debt collector CNAF mendatangi rumahnya. Aksi keduanya terekam kamera pengawas dan diduga dilakukan dengan cara yang menimbulkan ketakutan.

Dalam rekaman CCTV, kedua penagih terlihat mengangkat suara dan bersikap kasar. Suasana menjadi mencekam dan menimbulkan keresahan bagi keluarga korban serta warga sekitar lokasi.

Ana Rohana, salah satu penghuni rumah, mengaku mengalami trauma atas kejadian tersebut. Ia menuturkan bahwa kedua penagih berteriak tanpa memperhatikan etika saat berada di rumahnya.

“Saya syok dan ketakutan. Mereka teriak-teriak tanpa sopan santun. Kami tidak terima diperlakukan seperti ini,” ungkap Ana dengan suara bergetar.

Sementara itu, DG membenarkan adanya tunggakan cicilan mobil Mini Cooper yang dibiayai oleh CNAF. Namun, ia menegaskan tidak pernah menghindari kewajiban, melainkan sedang mengalami kesulitan ekonomi.

“Kami hanya minta waktu. Mobil masih ada, tidak pernah kami sembunyikan. Tapi kami justru diperlakukan seolah-olah seperti penjahat,” ujar DG kepada wartawan.

Tindakan penagihan yang dilakukan secara kasar dan menakutkan ini mendapat sorotan dari berbagai pihak. Warga menilai pendekatan seperti itu tidak manusiawi dan dapat merusak citra lembaga pembiayaan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari PT CIMB Niaga Auto Finance terkait dugaan intimidasi yang dilakukan oleh pihak yang mengaku sebagai penagih utangnya. (Tim/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *