Example floating
Example floating
Pulau Taliabu

Pemuda dan Pemudi Desa Wayo Gelar Festival Malam Ela-Ela Sambut Lailatul Qadar

1196
×

Pemuda dan Pemudi Desa Wayo Gelar Festival Malam Ela-Ela Sambut Lailatul Qadar

Sebarkan artikel ini

Taliabu, Trisula.news – Pemuda dan pemudi Desa Wayo, Kecamatan Taliabu Barat, kembali menggelar Festival Malam Ela-Ela pada Kamis (27/03) malam. Bertema “Sucikan Hati Menyambut Malam Lailatul Qadar,” tradisi tahunan ini berlangsung di halaman Masjid Al-Muhajirin, diikuti oleh masyarakat dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Acara ini dibuka oleh Asisten II Setda Kabupaten Pulau Taliabu, Ma’ruf, yang mewakili pemerintah daerah. Turut hadir Mayor Inf. Kusairi (Danramil 1510-02/Bobong), AKP Novlandy Kahar (Kapolsek Taliabu Barat), Muh. Irwan Usya (Kasatpol-PP), Hadini Najiri (Camat Taliabu Barat), dan Abdullah (Pjs Kades Wayo). Selain itu, jajaran tokoh agama, ibu-ibu majelis taklim, serta masyarakat turut meramaikan acara ini.

Festival ini diketuai oleh Dahlan Hasim dengan Ridwan Ibrahim sebagai Koordinator Kegiatan. Keduanya bersama pemuda dan pemudi Desa Wayo bekerja keras untuk menyelenggarakan festival yang telah menjadi bagian dari warisan budaya di desa tersebut. Kegiatan ini tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana syiar Islam dan memperkuat kebersamaan masyarakat.

Ma’ruf dalam sambutannya mengapresiasi terselenggaranya Festival Malam Ela-Ela yang telah menjadi tradisi turun-temurun di Desa Wayo. Ia berharap kegiatan ini terus dilestarikan karena memiliki nilai budaya dan religius yang kuat dalam mempererat persaudaraan antarwarga.

“Kami sangat mengapresiasi kepala desa, panitia, serta seluruh pemuda dan pemudi yang telah bekerja keras. Semoga kegiatan ini menjadi ladang ibadah dan terus dilestarikan. Kami mohon maaf atas keterbatasan dukungan dari pemerintah daerah, tetapi ke depan akan diupayakan lebih baik,” ujar Ma’ruf.

Firlan, mewakili panitia, menjelaskan bahwa pendanaan festival ini berasal dari kegiatan gendang sahur yang dilakukan pemuda dan pemudi selama enam malam berturut-turut. Dari hasil kegiatan tersebut, dana yang terkumpul lebih dari enam juta rupiah digunakan untuk pelaksanaan acara, dan sebagian disumbangkan ke masjid.

“Kami berharap pemerintah desa yang akan datang dapat lebih mendukung kegiatan ini agar semakin berkembang. Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu, termasuk jajaran kepolisian yang turut hadir dalam pengamanan,” kata Firlan.

Festival diawali dengan penyalaan obor induk, diikuti pawai obor yang mengelilingi Desa Wayo. Peserta yang terdiri dari masyarakat setempat berjalan kaki sambil membawa obor, menciptakan suasana sakral yang penuh makna. Satlantas Polres Pulau Taliabu turut mengawal jalannya pawai untuk memastikan keamanan selama acara berlangsung.

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *