Taliabu, Trisula.news – Ketua DPC Hanura Pulau Taliabu, Tono Himalaya, menegaskan kemenangan pasangan SAYA TALIABU tidak tergoyahkan dalam Pemungutan Suara Ulang (PSU) di sembilan TPS. Dengan selisih 1.015 suara, ia yakin pesaing sulit mengejar keunggulan Sashabila Mus – La Ode Yasir.
Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang membatalkan keputusan KPU Pulau Taliabu Nomor 188 disebutnya sebagai bagian dari demokrasi yang harus dihormati. Namun, keputusan itu tidak mengubah substansi hasil Pilkada 27 November 2024.
“Suara 13.175 yang telah diraih SAYA TALIABU tetap sah dan tidak bisa dihapus. PSU ini hanya mempertegas kemenangan, bukan mengubah hasil,” tegasnya.
Sebagai politisi Hanura sekaligus anggota DPRD, Tono Himalaya menilai pesaing tidak memiliki peluang realistis. Pasangan nomor 02 harus memulai dari nol, sedangkan pasangan 01 sudah mengantongi keunggulan signifikan.
“Dari sembilan TPS PSU, SAYA TALIABU menang di enam TPS. Sulit bagi pesaing membalikkan keadaan,” tandasnya.
DPC Hanura dan partai pengusung SAYA TALIABU justru yakin suara dalam PSU akan bertambah dibandingkan hasil sebelumnya.
“Kemenangan Shasa – Ode Yasir sudah jelas. Rakyat tahu siapa pemimpin yang benar-benar berpihak kepada mereka,” ujarnya.
Ia pun mengingatkan tim pemenangan dan simpatisan agar tetap solid dan tidak terprovokasi isu liar yang beredar di media sosial. Menurutnya, menjaga etika politik dan demokrasi yang damai adalah kunci menghadapi PSU ini.
(Redaksi)














