Example floating
Example floating
NasionalPulau Taliabu

Mislan Syarif Tinjau Infrastruktur Desa Limbo dan Lohobuba yang Memprihatinkan

1777
×

Mislan Syarif Tinjau Infrastruktur Desa Limbo dan Lohobuba yang Memprihatinkan

Sebarkan artikel ini
Saat Mislan syarif Berkunjung ke Desa Limbo-Lohobuba, di Sela-sela Giat Reses

Taliabu, Trisula.news – Anggota Komisi III DPRD Provinsi Maluku Utara, dari Fraksi Gerindra, Serma (Purn) Mislan Syarif, S.M., meninjau langsung kondisi infrastruktur Desa Limbo dan Lohobuba, Kecamatan Taliabu Barat, di sela-sela kegiatan reses di Kabupaten Pulau Taliabu, Minggu (26/1).

Kunjungan ini bertujuan menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait infrastruktur yang memprihatinkan. Beberapa persoalan utama mencakup minimnya pasokan listrik serta akses jalan menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang sulit dijangkau oleh masyarakat sekitar.

Mislan Syarif didampingi Kapten Infanteri (Purn) Awat Manjeng, mantan Danramil Bobong sekaligus warga Desa Limbo. Kehadiran Awat Manjeng memberikan gambaran langsung terkait permasalahan yang dihadapi masyarakat di dua desa tersebut.

Saat Mislan Syarif Meninjau Kondisi Bangunan PLN di Desa Limbo

Dalam kunjungan ini, Mislan menyatakan komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat di tingkat provinsi. Masalah listrik menjadi prioritas, dan ia telah berkoordinasi dengan Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Bobong terkait kendala yang selama ini terjadi.

Berdasarkan pantauan media ini, kondisi bangunan PLN di Desa Limbo sangat memprihatinkan dan hampir terkena abrasi. Situasi ini menambah kompleksitas masalah listrik, sehingga memerlukan langkah cepat untuk mencegah kerusakan lebih lanjut.

Awat Manjeng berharap pemerintah daerah dan provinsi dapat segera mengambil tindakan nyata. Ia menegaskan bahwa masyarakat sangat membutuhkan perhatian serius untuk mengatasi persoalan infrastruktur yang sudah berlangsung cukup lama ini.

“Kami berharap Komisi III DPRD Provinsi Maluku Utara dapat memperjuangkan aspirasi masyarakat Desa Limbo dan Lohobuba, terutama terkait infrastruktur dasar seperti listrik dan jalan menuju TPU,” ujar Awat Manjeng.

Mislan bertekad untuk terus mengawal permasalahan ini hingga tuntas. Ia menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, provinsi, dan pihak terkait demi mewujudkan solusi konkret bagi masyarakat Desa Limbo dan Lohobuba.

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *